Tampilkan postingan dengan label ITI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ITI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Januari 2020

Kolaborasi PI2B ITI dengan Bappeda Kabupaten Lebak dalam Pekan Inovasi Daerah Kabupaten Lebak 2019

Kolaborasi Pusat Inovasi dan Inkubasi Bisnis Institut Teknologi Indonesia (PI2B ITI) dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak dalam salah satu rangkaian acara kegiatan Pekan Inovasi Daerah Kabupaten Lebak 2019.

Alhamdulillah disela-sela penjurian inovasi daerah, menyempatkan berbincang dengan Ibu Aniek dari PI2B ITI yang menjadi salah satu juri. Saya bercerita nostalgia ketika masih berkuliah di ITI dan juga ketika berorganisasi di dalamnya hingga pamer sedikit bahwa saya pernah masuk dalam 10 besar Workshop Technopreneurship 2016 yang diselenggarakan Puspiptek melalui inovasi yang dibuat oleh tim dari kawan-kawan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITI. Sedangkan beliau menceritakan tentang kondisi kampus saat ini hingga keseriusan PI2B ITI dalam mengembangkan minat mahasiswa khususnya untuk berinovasi dalam bidang ekonomi kreatif melalui teknologi terbarukan.

Bahkan dari perbincangan saya dengan beliau, ternyata ada kabar yang cukup menggembirakan bahwa ITI tengah mempersiapkan untuk membuka Strata II (S-2) dengan 3 prodi salah satunya terkait visi kampus yaitu Technology Based Entrepreneur University. Tidak hanya itu, persiapan ITI untuk menjadi PTN sudah sampai persetujuan presiden, tinggal beberapa tahap lagi untuk mewujudkan impian Alm. BJ. Habibie agar ITI bisa menjadi PTN yang menghasilkan teknokrat-teknokrat terbaik untuk bangsa.

Saya sangat berharap akan ada kolaborasi kembali dengan Institut Teknologi Indonesia khususnya dalam perencanaan pembangunan dikarenakan kampus ini satu-satunya yang memiliki program studi PWK di Banten. Apalagi mendengar kabar dari dosen pembimbing saya dahulu bahwa jurusan PWK ITI sudah membuka mata kuliah khusus pariwisata. Tentu sangat sesuai sekali dengan visi Bupati saat ini yaitu Lebak sebagai Destinasi Wisata Unggulan Nasional Berbasis Potensi Lokal. Semoga.

Senin, 30 Oktober 2017

BEM ITI Periode 2017-2018 Resmi Dilantik


TANGERANG SELATAN – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Indonesia (ITI), Aditya Nodi Pratama beserta jajarannya resmi dilantik oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) ITI, Afrian Arbi pada Senin (16/10/2017) di Aula Gedung G. Pelantikan ini juga dihadiri oleh Rektor ITI, Dr. Ir. Isnuwardianto dan juga Direktur Direktorat Pengembangan dan Kesejahteraan Mahasiswa (DPKM), J. Victor Tuapetel, ST, MT, PhD beserta para Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) beserta jajarannya.

Kamis, 13 Juli 2017

Selamat Atas Terpilihnya Yogan Daru Prabowo Menjadi Ketua HMPWK-ITI Periode 2016-2017

Yogan Daru Prabowo terpilih sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota – Institut Teknologi Indonesia untuk periode 2016-2017. Pemilihan ini berdasarkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) anggota HMPWK-ITI dalam Musyawarah Bersama (MUBES) yang dilaksanakan di Gedung F, Minggu (11/12/2016). Pemilihan Ketua HMPWK-ITI dilakukan setelah pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta penyampaian evaluasi dan kinerja kepengurusan sebelumnya yang diikuti anggota dan beberapa alumni HMPWK-ITI. Sidang MUBES dipimpin oleh Sagita Umbara, Anjas Muhareva, dan Danu Ramadhan.

“Saat pencalonan, jumlah bakal calon Ketua HMPWK-ITI terdiri tiga orang, namun hanya dua calon yang memenuhi kriteria, sedangkan satunya gugur karena tidak memenuhi persyaratan,” ungkap Afrial Yulianda selaku Ketua KPU HMPWK-ITI.

Kegigihan Menuju Kesuksesan

Kegigihan adalah ketahanan dan keuletan seseorang dalam menghadapi serta mengatasi kesulitan hidup dan kemampuan bangkit dari kegagalan. Adapun beberapa contoh sikap dari nilai kegigihan diantaranya optimis, kerja keras, gigih, tekun, dan pantang menyerah. Pendapat lain juga menjelaskan tentang kegigihan adalah salah satu faktor yang membuat orang sukses. Bila kita memiliki cita-cita dan berjuang keras untuk meraihnya serasa tidak ada rintangan yang mampu menghalangi terwujudnya cita-cita itu. Bahkan dengan mengatasi rintangan kita membuat diri kita lebih kuat dan terampil. Kegigihan dapat diukur dari sikap apa yang diambil ketika mengalami kesulitan dan sejauh mana kekuatan pada dirinya dapat bangkit ketika mengalami kegagalan.

Sabtu, 19 November 2016

CALON KETUA HIMPUNAN MAHASISWA PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA PERIODE 2016-2017

Assalamualaikum, kenalkan nama saya Yogan Daru Prabowo. Saya seorang mahasiswa yang berkuliah di Institut Teknologi Indonesia jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota atau Teknik Planologi. Saya angkatan 2014 dengan NRP 1231400018. Saat ini saya mengemban tanggung jawab sebagai ketua angkatan 2014.

Saat ini saya merupakan anggota dari Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota - Institut Teknologi Indonesia. Saya sudah melalui tahap kaderisasi yang ada diantaranya LDO dan OBP. Banyak ilmu yang saya dapat dari tahap pengkaderan tersebut dan ingin saya aplikasikan terhadap himpunan serta bagikan juga kepada adik-adik saya selanjutnya. Saat ini saya akan menginjak pada tahap pengaplikasian pengkaderan yaitu bersiap untuk menjadi pengurus himpunan.

Senin, 31 Oktober 2016

Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Indonesia

A. Profil
Organisasi ini bernama Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota – InstitutTeknologi Indonesia atau biasa disingkat HMPWK-ITI. HMPWK-ITI berkedudukan di Institut Teknologi Indonesia, Jl. Raya Puspiptek, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. HMPWK-ITI didirikan pada tanggal 23 Desember 1984. Organisasi ini berazaskan keadilan, kemanusiaan, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Organisasi ini bersifat kemahasiswaan, kekeluargaan dan kebersamaan. Organisasi ini memiliki tujuan menghimpun seluruh aspirasi mahasiswa PWK-ITI untuk bersama-sama memajukan HMPWK-ITI. Setiap anggota organisasi ini harus berusaha ikut serta menyumbangkan karya dan pemikiran dalam kegiatan HMPWK-ITI dan membuat kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang melibatkan seluruh anggota HMPWK-ITI. Organisasi ini berfungsi sebagai wadah belajar mahasiswa PWK-ITI untuk pengembangan diri dalam berorganisasi, akademis, dan lingkungan masyarakat serta berperan sebagai organisasi kemahasiswaan dan perguruan tinggi.

Selasa, 25 Oktober 2016

Menggali produk rencana berbasis sosial-ekonomi (Desa Wisata Bedono dengan Konsep CBT)

A.  Pendahuluan
Pada awalnya, sesuai dengan sejarah perencanaan pembangunan, di mana ada konsep pengembangan wilayah yang dilaksanakan secara development from above, development from below dan selective spatial closure, agropolitan tidak memberikan hasil yang diinginkan dan sulit diimplementasikan, maka lahirlah konsep local economic development.

Konsep pengembangan ekonomi lokal berusaha memadukan konsep-konsep tersebut, dengan mengembangkan dan meningkatkan peran elemen-elemen endogenous development dalam kehidupan sosial ekonomi lokal dan melihat keterkaitan serta integrasinya secara fungsional dan spasial dengan wilayah yang lebih luas (Ma’rif : 2000).

Teori Pengembangan Ekonomi Lokal pada intinya mengemukakan bagaimana mengembangkan perekonomian lokal dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki, sejauh mana industri tersebut menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat dan menumbuhkan perekonomian lokal serta bagaimana keberlanjutannya pada masa yang akan datang. Menurut Coffey and Polase dalam Blair (1985) proses berkembangnya perekonomian lokal pada dasarnya meliputi empat tahap : pertama, tumbuhnya kewiraswastaan (entrepreneurship) lokal ; kedua, lepas landasnya (take off) perusahaan-perusahaan lokal ; ketiga, berkembangnya perusahaan-perusahaan tersebut keluar lokalitas, dan keempat, terbentuknya suatu perekonomian wilayah yang mengakar pada kegiatan dan inisiatif lokal serta keunggulan-keunggulan komparatif aktifitas ekonomi lokal tersebut.




Desa Bedono merupakan salah satu desa di wilayah pesisir Kabupaten Demak yang memiliki potensi wisata mangrove dan wisata religi, dengan adanya komunitas mangrove bahari dan komunitas nelayan Monosari yang sangat potensial dalam pengembangan berbasis masyarakat. Community Based Tourism merupakan konsep untuk mengelola dan mengembangkan daerahnya sendiri untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan keberlanjutan kebudayaan lokal dan sumberdaya alam. Konsep CBT juga merupakan implementasi ekonomi kerakyatan di sektor riil, yang langsung dilaksankan dan dinikmati oleh masyarakat sendiri.

Minggu, 08 Mei 2016

Institut Teknologi Indonesia (ITI)

Dalam kesempatan kali ini, saya akan membahas dan memperkenalkan tempat di mana saya menuntut ilmu, mencari jatidiri serta kedewasaan, berorganisasi, dan masih banyak hal lainnya. Perguruan tinggi itu ialah Institut Teknologi Indonesia (ITI) yang mempunyai sebutan "Kampus Jingga". Inilah lengkapnya mengenai kampus tersebut:
Jl. Raya Puspiptek
Serpong, Tangerang
Banten 15320
Telepon/Fax: (62) 021 7561102



1) Riwayat Singkat Pendirian ITI :
Institut Teknologi Indonesia (ITI) didirikan pada tahun 1983 oleh Yayasan Pengembangan Teknologi Indonesia (YPTI) dibawah pimpinan Prof.Dr. Ing. B.J. Habibie selaku Ketua Dewan Pembina YPTI dan Menteri Ristek pada waktu itu, atas dasar gagasan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) pada Kongres PII di Palembang tahun 1983 untuk meningkatkan jumlah tenaga insinyur di Indonesia.
Dasar pendirian ITI beritik tolak pada pemikiran bahwa, "Teknologi adalah milik semua Bangsa" dan bahwa Sumber Daya Manusia, tenaga ahli yang profesional adalah mutlak diperlukan dan mendesak untuk mengejar ketinggalan dari bangsa lain yang telah maju.
Menyadari akan kebutuhan Sarjana Teknik yang diperlukan dalam Pembangunan Nasional serta keterbatasan Lembaga Perguruan Tinggi dalam menghasilkan Sarjana Teknik pada waktu itu, YPTI didukung penuh oleh PII untuk mendirikan ITI untuk membantu mengisi kekurangan tenaga Sarjana Teknik tersebut.
Institut Teknologi Indonesia ditetapkan pendiriannya melalui Surat Keputusan Yayasan No. 01/Kept-YPTI/84 tanggal 2 Juni 1984 dan telah melalui kegiatan perkuliahannya tanggal 1 Oktober 1984. Tanggal 1 Oktober dijadikan sebagai hari jadi ITI.
Dalam perkembangannya dan menyikapi perubahan serta keinginan untuk tetap eksis, maka pada tahun 2006 dilakukan penguatan pengelolaan melalui pembaharuan Struktur Organisasi Yayasan sesuai Akte Notaris yang ditanda tangani Faisal Abu Yusuf SH Nomor 11 tanggal 14 Desember 2006. Pada saat ini YPTI dipimpin oleh Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie sebagai Ketua Pembina dan Ir. Aburizal Bakrie sebagai Ketua Harian Pembina.