Selasa, 28 Januari 2020

Bentuk Tim Percepatan, Pemda Lebak Kebut Pengembangan Geopark Bayah Dome

Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Kabupaten Lebak saat memimpin rapat di Aula Bappeda, Senin (27/1)

Rangkasbitung – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak menggelar rapat koordinasi dalam rangka pembentukan Tim Percepatan Pengembangan Geopark Bayah Dome di Aula Bappeda Kabupaten Lebak, Senin (27/1). Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bidang Perekonomian dan Sumberdaya Alam Bappeda Kabupaten Lebak, Iman Hiddayat, turut dihadiri Tenaga Ahli Ekowisata Lebak, M. Nurdin Razak, dan dinas-dinas terkait.

Output yang dihasilkan melalui rapat ini yaitu tersusunnya draf Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Tim Percepatan Pengembangan Geopark Bayah Dome,” tutur Iman. Melalui Tim Percepatan ini akan dibentuk sebuah Badan Pengelola Geopark sebagai salah satu syarat dalam Rencana Induk Geopark yang telah diagendakan oleh Bappeda tahun ini. Perlu diketahui juga bahwa dalam tahapan-tahapan pengembangan Geopark yang tertuang di Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2019, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama dengan beberapa stakeholders sehingga dibutuhkannya Tim Percepatan dan Badan Pengelola guna pengembangan Geopark Bayah Dome. “Melalui pengembangan Geopark ini, dapat menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan visi Bupati dan Wakil Bupati Lebak yang ingin menjadikan Lebak sebagai Destinasi Wisata Unggulan Nasional,” pungkas Iman.

Tenaga Ahli Ekowisata, M. Nurdin Razak, menjelaskan perihal Geopark bahwa geologi merupakan gerbang awal tetapi yang utama adalah peningkatan kapasitas masyarakat (carrying capacity). Sehingga indikator-indikator yang dipakai dari pengembangan Geopark ujungnya yaitu Ekowisata seperti awerness and capacity building dan local empowerment. “Selain warisan geologi yang ada, Kabupaten Lebak memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan Geopark dengan merujuk pada kekayaan cultural diversity dan biodiversity-nya seperti keberadaan masyarakat adat Suku Baduy dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak,” kata Nurdin. Selain itu, Nurdin juga memberikan beberapa catatan untuk pembentukan Tim Percepatan ini, salah satunya meminta dibuatkan matriks tupoksi yang memiliki benang merah tiap-tiap anggota yang tergabung dalam tim. 

Rabu, 22 Januari 2020

Ecotourism Class Fokus Penguatan SDM dan Kelembagaan Tata Kelola Ekowisata Lebak

 Tenaga Ahli Ekowisata, M. Nurdin Razak, saat menyampaikan materi dalam Ecotourism Class, Selasa (21/1)

LeuwidamarBadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak menghadiri kegiatan Ecotourism Class di Stingless Bee House, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, Selasa (21/1). Turut hadir Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Rismahayadin Imam, bersama para jajarannya termasuk beberapa tenaga ahli Pariwisata Kabupaten Lebak.

Ecotourism Class merupakan sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh Putuh Komaratullah bersama teman-teman komunitasnya dari Desa Nayagati dengan menggandeng tenaga ahli Ekowisata Kabupaten Lebak, M. Nurdin Razak. Direncanakan kegiatan ini berlangsung selama 5 (lima) hari terhitung dari Senin hingga Jumat (20-24 Januari 2020). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan dalam hal tata kelola Ekowisata di Kabupaten Lebak. “Ini merupakan awal dari rangkaian rencana besar yang telah disusun untuk pengembangan Ekowisata di Kabupaten Lebak tahun 2020. Ke depannya kegiatan seperti ini akan terus digulirkan khususnya di lanskap-lanskap Ekowisata bahkan juga untuk menunjang pengembangan Geopark Bayah Dome,” tutur Nurdin. Adapun materi-materi yang disampaikan dalam kegiatan ini antara lain materi ekowisata, manajemen homestay, manajemen destinasi, spatial planning, environment law, waste management, digital marketing, community development, hingga field trip ke beberapa objek daya tarik wisata di Lanskap Penyangga Baduy

Pemerintah Kabupaten Lebak saat ini sudah sejalan dalam hal paradigma pembangunan pariwisata ke depan yaitu target utamanya menghasilkan nilai tambah dari pariwisata,” kata Iman selaku Kabid Perekonomian dan SDA Bappeda Kabupaten Lebak. Bahkan beliau menambahkan melalui pengembangan Ekowisata ini dan juga Geopark salah satunya dapat menciptakan nilai tambah dari pariwisata. Hal tersebut didukung dengan pernyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam bahan paparan Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bahwa Ecotourism akan menjadi trend di masa depan. Untuk itu, Iman menambahkan diharapkan baik masyarakat khususnya di Lanskap Ekowisata maupun dari dinas-dinas terkait bisa memanfaatkan secara maksimal kehadiran tenaga ahli Ekowisata, M. Nurdin Razak, untuk bertukar pikiran dan bersama-sama mewujudkan Ekowisata di Kabupaten Lebak.